Minggu, 04 Mei 2014

PERENCANAAN STRATEGI



KELOMPOK 3
1.                  Galih Dwi W.                          (100810301030)
2.                  Gilang Aulia Rahman             (110810301123)
3.                  Ela Afrylyana Sari                  (110810301032)
4.                  Erlinda Putri Aningtyas          (110810301147)


RESUME BAB 2
PERENCANAAN STRATEGI
Perencanaan strategis adalah proses memutuskan program – program yang akan dilaksanakan oleh organisasi dan perkiraan jumlah sumber daya yang akan di alokasikan ke setiap program selama beberapa tahun kedepan.

Hubungan dengan Formulasi Strategi
Formulasi Strategi
Perencanaan Strategi
merupakan proses untuk memutuskan strategi baru
merupakan proses untuk memutuskan bagaimana mengimplementasikan strategi
manajemen menentukan cita – cita organisasi dan menciptakan strategi – strategi utama untuk mencapai cita – cita tersebut
mengambil cita – cita dan strategi yang telah ditentukan oleh formulasi strategi dan mengembangkan program – program yang mendukung pelaksanaan strategi dan mencapai cita – cita tersebut secara efektif dan efisien
tidak sistematis
sistematis dan ada proses perencanaan strategis tahunan, dengan prosedur dan jadwal yang sudah ditentukan




Manfaat dan Keterbatasan dari Perencanaan Strategis
Manfaat dari perencanaan strategis adalah :
1.    Dapat memfasilitasi formulasi dari anggaran operasi yang efektif serta memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya yang optimal yang mendukung opsi – opsi strategis kunci
2.    Alat pendidikan dan pelatihan manajemen yang unggul dalam melengkapi para manajer dengan suatu pemikiran mengenai strategi dan implementasiannya.
3.    Memaksa manajer untuk menyediakan waktu guna memikirkan masalah – masalah jangka panjang yang penting
4.    Alat untuk menyejajarkan manajer dengan strategi jangka panjang perusahaan

Struktur dan Isi Program
Rencana strategis biasanya mencakup periode lima tahun kedepan untuk mengestimasi konsekuensi dari keputusan program yang dibuat saat ini. Konsekuensi dari keputusan untuk mengembangkan dan memasarkan produk baru atau untuk memperoleh aktiva modal utama yang baru mungkin tidak dapat sepenuhnya dirasakan dalm periode jangka pendek.

Hubungan Organisasional
Proses perencanaan strategis melibatkan manajemen senior dan manajer dari unit bisnis atau pusat tanggung jawab utama lainnya yang dibantu oleh staf mereka. Tujuan utamanya adalah untuk memperbaiki komunikasi antara eksekutif korporat dengan eksekutif unit bisnis dengan cara menyediakan rangkaian aktivitas terjadwal sehingga dapat mencapai tujuan dan rencana yang disetujui bersama.

Menganalisis Program – program Baru yang Diusulkan
Beberapa unit merupakan sumber yang lebih mungkin dari ide – ide baru dibandingkan dengan unit – unit lain, karena menghasilkan alasan – alasan yang jelas. Usulan – usulan untuk program pada intinya bersifat reaktif atau proaktif, yaitu muncul sebagai reaksi terhadap ancaman yang dirasakan, seperti kabar burung mengenai pengenalan produk baru oleh pesaing.

Analisis Investasi Modal
Teknik- teknik untuk menganalisis usulan investasi modal berusaha untuk menemukan :
a.    Niai sekarang bersih dari proyek tersebut
b.    Tingkat pengembalian internal yang implisit dalam hubungan antara arus kas masuk dan keluar
Terdapat beberapa alasan untuk tidak menggunakan teknik nilai sekarang dalam menganalisis usulan investasi modal, yaitu :
a.    Estimasi yang terlibat dalam usulan begitu tidak pasti, sehingga membuat perhitungan nilai sekarang bersih dipercaya tidak sesuai dengan usahanya
b.    Pendekatan nilai sekarang mengasumsikan bahwa fungsi tujuan adalah untuk meningkatkan laba tetapi usulan lain menyebutkan bahwa hal tersebut akan meningkatkan semnagat karyawan, citra perusahaan, atau keselamatan kerja.
c.    Tidak ada alternative yang layak untuk di adopsi

Analisis Program yang Sedang Berjalan
1.    Analisis Rantai Nilai
Rantai nilai adalah sekelompok aktifitas yang menciptakan nilai dan saling berhubungan yang menjadi bagiannya, dari memperoleh bahan baku dasar untuk pemasok komponen, sampai membuat produk akhir dan mengantarkannya ke pelanggan. Konsep rantai nilai menyoroti tiga bidang yang potensial berguna untuk :
a.    Text Box: PeruhasaanText Box: PemasokText Box: Pemasok dari pemasokHubungan dengan pemasok







 


Hubungan baik dengan pemasok maupun dengan pelanggan dapat meningkatkan laba perusahaan maupun pemasoknya
b.    Hubungan dengan pelanggan








Text Box: Pelanggan
 



c.    Hubungan proses di dalam rantai nilai dari perusahaan tersebut
Tujuan utama dari analisis hubungan proses dalam rantai nilai perusahaan adalah untuk memindahkan bahan baku pertama-tama dari pemasok, melalui produksi, dan ke pelanggan dengan biaya terendah, waktu terpendek, dan kualitas yang diterima. Aktifitas dari rantai nilai juga harus bekerja ke arah peningkatan efisiensi.

2.    Perhitungan Biaya Berdasarkan Aktifitas
Saat ini perusahaan – perusahaan  mengumpulkan biaya yang terkait dengan bahan baku secara terpisah dari biaya produksi lainnya.  Terdapat sistem yang mendorong pelaksanaan pemisahan biaya tersebut, yakni activity-based cost – ABC.

Proses Perencanaan Strategi
            Proses perencanaan strategi melibatkan langkah – langkah :
1.      Meninjau dan memperbarui rencana strategis dari tahun lalu
2.      Memutuskan asumsi dan pedoman
3.      Iterasi pertama dari rencana strategis baru
4.      Analisis
5.      Iterasi kedua dari rencana strategis baru
6.      Meninjau dan menyetujui

Tidak ada komentar:

Posting Komentar